Mengajar, Meneliti, dan Mengabdi

Beranda » Posts tagged 'pengabdian kepada masyarakat'

Tag Archives: pengabdian kepada masyarakat

Membuat PTK Itu Gampang!


Demikian ujar seorang guru yang telah mengikuti Workshop Penelitian Tindakan Kelas di SMPN 1 Kedungwaru, Tulungagung. Workshop diikuti oleh semua guru mapel sebanyak kurang lebih 60 orang.

Workshop diawali oleh sambutan salah satu tim senior yaitu Prof Dr. Mega Teguh Budiarto, M.Pd yang menyampaikan ucapan terima kasih dan salamnya dalam Bahasa jawa. Pesan beliau agar para guru dan siswa tidak melupakan Bahasa Leluhur yaitu Bahasa Jawa. Seorang guru menurut beliau perlu mengembangkan profesionalisme untuk meningkatkan kapasitas meneliti dengan cara membuat penelitian tindakan kelas. Selama ini banyak guru yang pangkatnya terhenti pada golongan IVa sebab untuk menaikkan golongan pangkatnya harus membuat karya tulis. Keengganan guru membuat karya tulis terutama berupa PTK mendorong tim kami dari Jurusan Matematika UNESA untuk melakukan workshop sekaligus anjangsana menjalin silaturahmi.

Kepala Sekolah SMPN 1 Kedungwaru adalah  ibu Endah Uriani, S.Pd yang menyampaikan terima kasih dan

 

penghargaan atas kedatangan tim pada acara tersebut. Tidak lupa juga menyampaikan permintaan maaf jika ada sesuatu yang kurang berkenan. Beliau juga berharap di lain waktu dapat memberikan materi-materi tentang pendidikan yang bermanfaat bagi guru-guru.

Moderator workshop adalah Dr. Janet Trineke Manoy, M.Pd sebagai ketua tim pengabdian kepada masyarakat kelompok kami. Materi PTK disampaikan oleh Dr. Tatag Yuli Eko Siswono, M,Pd yang membahas langkah-langkah pembuatan PTK dan memberikan contoh-contoh PTK. Materi berikutnya adalah tentang Penilaian dalam Kurikulum 2013 yang disampaikan oleh Dr. Masriyah, M.Pd. Penilaian berbasis kelas masih diterapkan dalam rangkaian pembelajaran di kelas dan dikaitkan dengan penilaian untuk mengukur ketrampilan berpikir tingkat tinggi.

 

Para peserta antusias dengan mengajukan

pertanyaan-pertanyaan dan menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan. Selain itu juga saling diskusi dengan guru yang sesama mata pelajaran. Suasana ceria itu, akhirnya harus ditutup karena waktu yang membatasi.  Bapak ibu guru mengambil posisi untuk melakukan  foto bersama dan saling bersalaman sebagai tanda berpisahan sementara. “Sertifikat akan diberikan kepada bapak ibu guru di sekolah dengan syarat telah menyelesaikan rencana pembuatan PTK”, demikian informasi yang disampaikan oleh Ketua Tim.

Semoga bermanfaat

 

%d blogger menyukai ini: